Senin, 13 Oktober 2014

Hal Terkecil Dalam Hidup



Pagi itu aku mencoba mobil baru yang ku beli dari hasil kerja kerasku selama ini. Ku bawa mobil baruku menyusuri sudut kota. Aku bersyukur atas apa apa yang aku miliki selama ini pekerjaaan, teman yang baik, bos yang baik, dan gaji yang lumayan. Saat diperempatan lampu merah aku berhenti ada gadis kecil yang menghampiri mobilku sambil memegang tempat minum bekas, dan menyodorkannya kepada berharap aku memberikan beberapa uang untuknya, ku dapati ada yang berbeda pada gadis itu setelah ku amati lebih lanjut ternyata gadis kecil itu hanya memiliki satu kaki betapa terkejutnya aku, aku memberikan beberapa uang kepadanya satelah ku beri beberapa uang itu, gadis itu berterimakasih kepadaku dan tersenyum dengan manisnya saat itu juga aku berkata dalam hati “ya allah terima kasih engkau telah memberikan ku dua kaki yang sempurna sehingga aku bisa berjalan dengan baik sehingga aku tak seperti gadis itu”. Saat lampu merah sudah berganti hijau aku pun melanjutkan perjalanku dan terus teringat-ingat senyum manis gadis itu.
Saat melewati taman kota aku memarkirkan mobilku sejenak untuk menikmati indahnya taman kota, ya untuk menghilangkan penak dan menghadapi kegiatan esok yang sangat padat. Aku duduk dibangku taman sambil melihat-liha ada pesan masuk di hp ku, pandangan ku terganti oleh remaja yang berjilbab duduk dengan anggunya, ku abaikan pesan masuk yang berada dihpku mataku hanya tertuju olehnya, aku melihat ada gadis remaja berjilbab cantik, dalam hati aku berkata “ya allah begitu cantiknya remaja itu, cantiknya dipancarkan oleh jilbab yang terpakai di kepalanya. andai aku mempunyai paras seperti dia”. Beberapa saat kemudian ada seorang ibu datang, ibu itu mengajaknya dan mengandeng tangan remaja itu untuk beranjak meninggalkan tempat duduknya. tak kusangka ternyata remaja itu tidak bisa melihat sehingga membutuhkan bantuan orang lain untuk berjalan, saat itu juga aku terkejut dan aku berkata “ya allah maafkan aku jika aku mengeluh terimakasih engkau telah memberikan ku dua buah mata yang sempurna sehingga aku dapat melihat dengan baik aku tak mau mempunyai paras yang cantik tapi aku tidak bisa melihat dunia ini”. Aku tahu semua orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangan pada dirinya.
Perut ku terasa lapar, cacing-cacing diperut memberontak untuk meminta makan, saat itu juga aku berencana untuk membeli makanan, kuparkirkan mobilku didepan warung padang favoritku. Aku keluar dari mobilku dan melihat wanita yang seumuran ku duduk didepan teras warung itu, tampaknya dia sedang menunggu seseorang sambil memainkan hpnya. Aku duduk disampingnya mejanya, tak lama kemudian seorang laki-laki tampan mendatanginya dalam hati aku berkata” ya allah aku ingin seperti wanita itu, yang mempunyai teman laki-laki yang tampan”. Tak sengaja aku melihat telinga wanita itu aku melihat seperti alat bantu pendengaran ditelinganya seketika itu juga aku berkata “terimakasih ya allah engkau telah memberikan ku sepasang telinga yang dapat ku manfaatkan untuk mendengar dengan baik dan mendengar pendapat orang tentang ku. Aku bersyukur atas apa yang telah engkau berikan kepada ku”.
Hari ini aku telah mendapatkan pengalaman yang tak mungkin aku lupakan selama hidupku, hari ini aku berrsyukur telah mempunyai mobil baru yang ku dapat dari hasil kerja keras ku, dimana selama ini aku hanya bersyukur atas apa yang telah nampak pada diriku. Tapi aku tak sering bersyukur atas hal-hal kecil yang terdapat pada diriku. Sering aku mengeluh atas apa yang telah kumiliki. tapi hari ini aku belajar untuk bersyukur atas hidupku dan menikmati karunia yang telah diberikan allah kepada ku. Ada pelajaran yang kuambil dari kejadiaan ini yaitu apa yang kita miliki itu belom tentu orang lain memilikinya maka dari itu bersyukurlah atas apa yang kau miliki dalam hidupmu.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar