Pagi itu aku mencoba mobil baru
yang ku beli dari hasil kerja kerasku selama ini. Ku bawa mobil baruku
menyusuri sudut kota. Aku bersyukur atas apa apa yang aku miliki selama ini
pekerjaaan, teman yang baik, bos yang baik, dan gaji yang lumayan. Saat diperempatan
lampu merah aku berhenti ada gadis kecil yang menghampiri mobilku sambil
memegang tempat minum bekas, dan menyodorkannya kepada berharap aku memberikan
beberapa uang untuknya, ku dapati ada yang berbeda pada gadis itu setelah ku amati
lebih lanjut ternyata gadis kecil itu hanya memiliki satu kaki betapa
terkejutnya aku, aku memberikan beberapa uang kepadanya satelah ku beri beberapa
uang itu, gadis itu berterimakasih kepadaku dan tersenyum dengan manisnya saat
itu juga aku berkata dalam hati “ya allah terima kasih engkau telah memberikan
ku dua kaki yang sempurna sehingga aku bisa berjalan dengan baik sehingga aku
tak seperti gadis itu”. Saat lampu merah sudah berganti hijau aku pun melanjutkan
perjalanku dan terus teringat-ingat senyum manis gadis itu.
Saat melewati taman kota aku
memarkirkan mobilku sejenak untuk menikmati indahnya taman kota, ya untuk
menghilangkan penak dan menghadapi kegiatan esok yang sangat padat. Aku duduk
dibangku taman sambil melihat-liha ada pesan masuk di hp ku, pandangan ku
terganti oleh remaja yang berjilbab duduk dengan anggunya, ku abaikan pesan
masuk yang berada dihpku mataku hanya tertuju olehnya, aku melihat ada gadis
remaja berjilbab cantik, dalam hati aku berkata “ya allah begitu cantiknya
remaja itu, cantiknya dipancarkan oleh jilbab yang terpakai di kepalanya. andai
aku mempunyai paras seperti dia”. Beberapa saat kemudian ada seorang ibu datang,
ibu itu mengajaknya dan mengandeng tangan remaja itu untuk beranjak
meninggalkan tempat duduknya. tak kusangka ternyata remaja itu tidak bisa
melihat sehingga membutuhkan bantuan orang lain untuk berjalan, saat itu juga
aku terkejut dan aku berkata “ya allah maafkan aku jika aku mengeluh
terimakasih engkau telah memberikan ku dua buah mata yang sempurna sehingga aku
dapat melihat dengan baik aku tak mau mempunyai paras yang cantik tapi aku
tidak bisa melihat dunia ini”. Aku tahu semua orang pasti memiliki kelebihan
dan kekurangan pada dirinya.
Perut ku terasa lapar,
cacing-cacing diperut memberontak untuk meminta makan, saat itu juga aku
berencana untuk membeli makanan, kuparkirkan mobilku didepan warung padang
favoritku. Aku keluar dari mobilku dan melihat wanita yang seumuran ku duduk
didepan teras warung itu, tampaknya dia sedang menunggu seseorang sambil
memainkan hpnya. Aku duduk disampingnya mejanya, tak lama kemudian seorang
laki-laki tampan mendatanginya dalam hati aku berkata” ya allah aku ingin
seperti wanita itu, yang mempunyai teman laki-laki yang tampan”. Tak sengaja
aku melihat telinga wanita itu aku melihat seperti alat bantu pendengaran
ditelinganya seketika itu juga aku berkata “terimakasih ya allah engkau telah
memberikan ku sepasang telinga yang dapat ku manfaatkan untuk mendengar dengan
baik dan mendengar pendapat orang tentang ku. Aku bersyukur atas apa yang telah
engkau berikan kepada ku”.
Hari ini aku telah mendapatkan
pengalaman yang tak mungkin aku lupakan selama hidupku, hari ini aku berrsyukur
telah mempunyai mobil baru yang ku dapat dari hasil kerja keras ku, dimana
selama ini aku hanya bersyukur atas apa yang telah nampak pada diriku. Tapi aku
tak sering bersyukur atas hal-hal kecil yang terdapat pada diriku. Sering aku
mengeluh atas apa yang telah kumiliki. tapi hari ini aku belajar untuk
bersyukur atas hidupku dan menikmati karunia yang telah diberikan allah kepada
ku. Ada pelajaran yang kuambil dari kejadiaan ini yaitu apa yang kita miliki
itu belom tentu orang lain memilikinya maka dari itu bersyukurlah atas apa yang
kau miliki dalam hidupmu.
