Judul : Asal Usul Desa Gang-Gang Malang
Oleh : Jumi
Nama : Ani Nur Salisah
Pada suatu hari, didaerah terpencil
yang belum diketahui nama daerahnya. Ada beberapa kelompok masyarakat hidup
didalamnya, yang begitu erat dengan peraturan desanya.Namun mereka tidak mau
menaati peraturan tersebut.
Pada suaatu hari, ada pemuda yang
datang kedesa itu dan bermukim didaerah itu, Setelah cukup lama tinggal
didaerah itu, dia belum mengetahui nama desa yang ditempat tinggalinya. dia
penasaan dan akhirnya bertanya kepada salah satu masyarakat yang tinggal disitu
“Maaf sebelumnya, boleh saya tahu. Apa nama desa yang saya tempati saat ini ?”.
masyarakat menjawabnya “kami belum menamai desa kami.” Dia bertanya kembali
“mengapa bisa begitu?”. “saya juga tidak tau, selama saya tinggal disini belum
ada nama bagi desa ini”jawab masyarakat setempat. Mendengar jawaban itu dia
binggung. Bagaimana dia memberitahu keluarganya bahwa sekarang dia tinggal
didesa yang tidak diketahui namanya itu.
Setelah beberapa lama tinggal didesa
tersebut, dia baru merasakan bahwa masyarakat yang tinggal disana tidak
mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh ketua adatnya. Dia merasakan masyarakat yang tinggal bersamanya
sangat menyeleweng dari aturan, dan berinisiatif untuk mengingatkan masyarakat,
tetapi niatnya dikurungkan, dia berfikir dan berkata dalam hatinya (perkataan
ketua adat yang paling disegani saja tidak digubris oleh mereka, apalagi dengan
perkataan saya).
Suatu
pagi yang cerah dia berjalan-jalan menyusuri sungai yang berada di sebelah
rumahnya, dia melihat banyak tanaman hijau yang memenuhi pinggiran sungai
tersebut. Setelah diamati cukup lama ternyata tanaman itu “gang-gang”. Dia
binggung mengapa banyak sekali tanaman tersebut disungai, karena penasaran
akhinya dia menanyakan kepada ketua adat. Ketua adat menjawab bahwa sudah lama
tanaman itu hidup disana dan masyarakat sekitar tidak tahu kapan tanaman itu
tumbuh disana. Saat mengingat tanaman “gang-gang” terbesit kata itu didalam
pikiranya untuk menamai desa itu dengan “gang-gang”. Namun dia tidak berani
untuk untuk mengatakan kemasyarakat dan ketua adat. Dihari lain saat dia
berjalan-jalan dia melihat masyarakat setempat mengalami kemalangan akibat
tidak mematuhi peraturan ketua adat. Dia terfikir dalam kepalanya untuk menamai
desa itu dengan nama “ Gang-Gang Malang” yang berasal dari nama “gang-gang”
yaitu tanaman yang banyak hidup disekitar sungai daerah tersebut dan “malang” yaitu
kemalangan yang dialami masyarakat setempat akibat tidak mematuhi peraturan
ketua adat. Dengan modal berani dia memberanikan diri untuk mengusulkan nama
itu keketua adat, ketua adat setuju dengan nama itu, lalu mengumumkanya kepada
masyarakat dan masyarakat setuju dan menerimanya , dan sejak itulah desa itu
dikenal dengan nama Gang-Gang Malang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar